img
Kejaksaan Negeri Depok
Penguatan Pengawasan


5. PENGUATAN PENGAWASAN


NO.

AREA PERUBAHAN,

INDIKATOR

KEGIATAN

 

5.

 

Penguatan Pengawasan

 

Penguatan Pengawasan bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan organisasi Kejaksaan yang bersih dan bebas KKN

 

 

 

Pengendalian Gratifikasi

 

Pemasangan public campaign tentang pengendalian gratifikasi;

 

Pemasangan Banner-banner  dan spanduk himbauan anti suap menyuap;

 

Publikasi tentang anti korupsi di area Pelayanan Publik;

 

Publikasi di sarana media online (website, sosmed, dll);

 

Membuat papan running text di depan pintu masuk Kantor;

 

Membuat Lemari Grativikasi

 

 

 

 

Pembentukan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG);

 

Laporan pelaksanaan UPG;

 

Monitoring dan evaluasi pelaksanaan UPG;

 

Menyediakan ruangan penerimaan laporan gratifikasi;

 

Menunjuk petugas dalam penerimaan laporan gratifikasi;

 

Bagi satuan kerja yang melaksanakan pembangunan ZI, penerapan pengendalian gratifikasi dilakukan dengan menyediakan ruang penerimaan pelaporan gratifikasi dan menunjuk petugas yang menerima laporan sesuai dengan surat Jamwas nomor B- 105/H/Hjw/09/2019 tanggal 30 september 2019;

 

Pemasangan kamera pengawas (CCTV) pada daerah Pelayanan (zona hijau).

 

 

 

Penerapan Sistem Pengawasan Internal Pemerintah (SPIP)

 

Pelaksanaan SPIP dengan mengacu pada PERPRES No. 60 Tahun 2008

-      Mempedomani KEPJA No. : KEP- 255/A/JA/12/2011 tanggal 7 Desember 2011 Tentang Penyelenggaraan SPIP di lingkungan Kejaksaan RI

-      Peraturan Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan No. 4 Tahun 2016 tanggal 18 Maret 2016 tentang Pedoman Penilaian dan Strategi Peningkatan         Maturitas SPIP.

 

Melakukan penilaian atas maturitas SPIP oleh BPKP;

 

Melakukan sosialisasi SPIP serta kode etik;

 

Membentuk Tim SPIP;

 

Melaksanakan Pengawasan dan monitoring pada layanan.

 

 

 

 

Membuat peta resiko program kerja yang telah ditentukan;

 

Melakukan identifikasi resiko dan upaya memperkecil resiko yang akan terjadi;

 

Mengidentifikasi resiko;

 

Membuat peta resiko.

 

 

 

 

Menyusun upaya untuk meminimalisir resiko;

 

Memastikan upaya tersebut telah berjalan dengan baik.

 

 

 

 

Mensosialisaikan peta resiko, upaya pengedalian resiko, dan hasil monev resiko kepada seluruh pihak yang berkepentingan baik internal maupun eksternal (misal melalui apel pagi internal)

 

 

 

Pengaduan Masyarakat

 

 

 

Membuat Hotline Pengaduan;

 

Membuat         Formulir Pengaduan melalui Website;

 

Membuat prosedur penanganan pengaduan masyarakat/ informasi sarana penyampaian pengaduan;

 

Menunjuk personil/ petugas yang menangani pengaduan masyarakat secara khusu;

 

Menyediakan ruang/ loket/ kotak khusus pengaduan

 

 

 

 

Menindaklanjuti seluruh pengaduan masyarakat secara tuntas;

 

Membuat Laporan tindak lanjut pengaduan masyarakt.

 

 

 

 

Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelesaian pengaduan masyarakat;

 

Menganalisis efektifitas media pengaduan;

 

Menganalisis pengaduan yang sering terjadi untuk melakukan perbaikan.

 

 

 

Menindaklanjuti seluruh hasil monitoring dan evaluasi

Misal :

melakukan perbaikan layanan, menyampaikan hasil monev kepada bagian terkait.

 

 

<<<<<<< HEAD ======= >>>>>>> 5af8a64f041219f7df9d281a7062942b4c7c2936