img
Kejaksaan Negeri Depok
Penguatan Akuntabilitas Kerja

4. PENGUATAN AKUNTABILITAS KERJA


NO.

AREA PERUBAHAN,

INDIKATOR

KEGIATAN

 

4.

 

Penguatan Akuntabilitas

 

Penguatan Akuntabilitas bertujuan Meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja Kejaksaan agar anggaran dimanfaatkan secara efektif, efisien, jelas hasilnya dan terukur

 

 

 

Keterlibatan Pimpinan

 

 

 

Kepala Kejaksaan Negeri terlibat langsung dalam penyusunan perencanaan kinerja. (Renja, Renstra, IKU)

 

Renstra :

Perencanaan kerja jangka menengah

 

Renja :

Perencanaan kerja jangka pendek

 

 

 

 

Kepala Kejaksaan Negeri memimpin langsung rapat penyusunan penetapan kinerja yang mengacu pada Indikator Kinerja Utama (IKU)

 

Kepala Kejaksaan Negeri memberikan arahan tentang target kinerja

 

Penandatanganan perjanjian kinerja disaksikan oleh seluruh pegawai

 

 

 

 

Kepala Kejaksaan Negeri melakukan monitoring dan evaluasi capaian kinerja secara berkala (pengisian aplikasi e-monev)

 

Mengidentifikasi permasalahan yang menghambat capaian kinerja

 

Membuat grafik capaian kinerja secara berkala

 

Membuat command center atau pusat data untuk memantau capaian kinerja Kejaksaan Negeri Depok

 

 

 

Pengelolaan Akuntabilitas Kinerja

 

Membuat RENSTRA, RENJA, IKU

 

Membuat Perjanjian Kinerja antara Kepala Kejaksaan Negeri dengan Pegawai sampai level Jaksa Fungsional (Perjanjian Kinerja dengan mengacu IKU)

 

 

 

Membuat dokumen perencanaan/ sasaran kinerja yang akan dicapai berorientasi pada hasil, bukan pada keluaran/ output

 

 

 

 

Memiliki Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan pusat

 

Membuat Indikator Kinerja Utama (IKU) yang sesuai dengan karakteristik unit kerja yang mendukung peningkatan pelayanan publik (penetapan standar pelayanan, budaya pelayanan prima, survey kepuasan masyarakat)

serta mendukung kegiatan anti korupsi (pengedalian gratifikasi, penerapan SPIP, pengaduan masyarakat dan WBS)

 

Memahami metode pengukuran IKU

 

 

 

 

Membuat Indikator kinerja dengan kuatitas SMART

Spesific : terperinci/ mengkhusus dengan target yang jelas

Measurable : membuat target yang mudah diukur

Atainable : Terget harus realistic dan dapat dicapai

Relevant : Target harus sesuai bidang tugasnya

Time bound : ditentukan batas waktu penyelesaiannya

 

 

 

 

Menyusun laporan kinerja tepat waktu

 

Melakukan kewajiban mengirim dokumen LKJ

 

 

 

Membuat laporan kinerja yang telah memuat informasi tentang kinerja (capaian kinerja) dan Kesesuaian penyusunan LKJ berdasarkan PK

 

 

 

Mengirimkan/ mengikutsertakan pegawai yang menangani akuntabilitas diklat/seminar/ sosialisasi dll

 

 

 

Memastikan pegawai yang menangani akuntabilitas kinerja telah mendapatkan kompetensi terkait akuntabilitas (memiliki sertifikasi, piagam penyusunan LKj)

sfasfas