img
Kejaksaan Negeri Depok

Sosialisasi Penanganan Perkara Narkotika Melalui Keadilan Restoratif

Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sri Kuncoro, S.H., M.Si beserta Kasubagbin, para Kasi dan Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Depok mengikuti sosialisasi terkait Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika, yang dilakukan secara virtual di Aula Kejari Depok pada Rabu (17/11). 


Sosialisasi secara virtual tersebut dilaksanakan sehubungan dengan diterbitkannya Pedoman Jaksa Agung RI Nomor 18 Tahun 2021 tanggal 1 November 2021 tentang Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Melalui Rehabilitasi Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif Sebagai Pelaksanaan Asas Dominus Litis Jaksa. 


Membuka bahasannya, Direktur Tindak Pidana Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya pada JAMPidum Kejagung RI Darmawel Aswar, SH.MH menekankan perihal  regulasi internal kejaksaan untuk menerapkan pendekatan hukum melalui keadilan restoratif, dengan implementasi rehabilitasi di proses penuntutan kasus penyalahgunaan narkotika. 


“Diingatkan kembali kepada para jaksa untuk menerapkan regulasi internal Kejaksaan yang berisikan tata cara terkait implementasi rehabilitasi antara lain surat Jampidum nomor 1589 tanggal 22 Juli 2021, dimana proses penuntutan menjadi proses yang sangat penting untuk menjadi perhatian bagi jaksa yang meneliti berkas perkara penyalahgunaan narkotika kedepannya,” tuturnya pada sosialisai virtual. 


Sesuai dengan isi surat Jampidum tersebut, Penuntut Umum dalam menerapkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika terhadap penyalahguna narkotika agar mempedomani juga Peraturan Jaksa Agung Nomor: PER-029/A/JA/12/2015 tentang Petunjuk Teknis Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke dalam Lembaga Rehabilitasi serta mengetahui seperti apa seharusnya penanganan perkara terkait penyalahguna narkotika di masa yang akan datang.


Kegiatan sosialisasi secara virtual tersebut diikuti oleh seluruh Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri se Jawa Barat.