img
Kejaksaan Negeri Depok

Rakernis Datun: Tingkatkan Profesionalitas JPN Dalam Penyelamatan Uang Negara

Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sri Kuncoro, S.H, M.Si beserta Kepala Seksi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Donald Togi Joshua Situmorang, S.H., M.H., Kasubsi bidang Datun, dan Jaksa Fungsional mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan RI Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dengan tema “Peningkatan Profesionalitas Jaksa Pengacara Negara Dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Terkait Penyelamatan Keuangan Negara” melalui sarana Video Conference selama 2 (dua) hari yaitu pada Selasa (28/09) dan Rabu (29/09) di Ruang Rapat Kejari Depok.


Kegiatan diselenggarakan dalam rangka untuk meningkatkan profesionalitas Jaksa Pengacara Negara dalam melaksanakan Tugas dan Fungsi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Terkait Penyelamatan Keuangan Negara, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan evaluasi sekaligus monitoring kinerja Bidang Perdata & Tata Usaha Negara, serta Mengidentifikasi problematika yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi bidang Datun serta merumuskan solusi penyelesaiannya.


Dalam Rakernis tersebut, SESJAMDATUN, Raja Nafrizal, S.H mengatakan bahwa "Penguatan SDM di Bidang Datun dapat dilihat dengan telah dilaksanakan beberapa kali kegiatan In House Traning (IHT), diklat-diklat/pelatihan untuk memberikan kemampuan menjalankan kewenangan dan peran Kejaksaan dalam bidang hukum perdata dan hukum tata usaha negara, maka Jaksa yang bersangkutan haruslah memiliki kompetensi khusus di bidang hukum perdata dan hukum tata negara."


"Jaksa yang bertindak sebagai pengacara negara tidak boleh asal tunjuk begitu saja, ia harus dibekali dengan pendidikan hukum perdata dan hukum tata negara. Dalam bidang hukum perdata misalnya, Jaksa yang bertindak sebagai pengacara negara harus orang-orang yang paham mengenai hukum perdata dan atau hukum tata negara/hukum administrasi negara, menguasai mengenai hukum perdata materil yang ruang lingkupnya sangat luas dan teknik strategi dalam hukum perdata formil." Papar Raja Nafrizal selaku SESJAMDATUN dalam pengarahannya.