img
Kejaksaan Negeri Depok

Jaksa Tangani Kasus korupsi Secara Profesional

Kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Depok naik ke tahap penyidikan berdasarkan keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sri Kuncoro mengatakan ada dua perkara di Damkar yang dinaikkan ke penyidikan

 

"Jadi yang pertama surat perintah penyidikannya terkait dengan pengadaan seragam dan sepatu PDL dan Surat perintah penyidikan kedua adalah tentang pemotongan gaji. Jadi ada dua surat perintah penyidikan," kata Sri kuncoro

Dapat kami Jelaskan berdasarkan Pasal 1 angka 2 KUHAP Penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.”

"Jadi step-nya kumpulkan dulu alat buktinya baru ketemu tersangka kecuali kalau kemudian mau langsung tersangka itu adalah Peristiwa Tertangkap tangan 

Kalau tentang beberapa orang yang kita anggap potensial untuk jadi tersangka, ya, justru itulah kita naikkan tingkat penyidikan nanti kita akan langsung pemeriksaan kita akan fokuskan orang yang punya potensi itu " katanya.

Selanjutnya terkait Kasus dugaan korupsi pada kegiatan pembangunan ruang kelas baru (RKB) pada SDN 2 Grogol sudah mendapat titik terang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok telah menetapkan 3 orang tersangka atas kasus tersebut

"Ada 3 tersangka yang sudah kami tetapkan atas kasus dugaan korupsi pembangunan 6 RKB SDN 2 Grogol yang bersumber dari DAK tahun 2019 lalu," kata Kepala Kejari Kota Depok sri Kuncoro, kepada wartawan usai pisah sambut Kasi Intel lama Herlangga Wisnu kepada Kasi Intel baru Andi, di Aula Kejari Kota Depok, Jumat (17/9/2021).

Adapun total kerugian uang negara atas kasus dugaan korupsi pembangunan 6 RKB SDN 2 Grogol 6 tersebut, sebesar Rp300 juta lebih.

"Kerugian negaranya Rp300 juta lebih," ,Sri Kuncoro mengatakan dalam waktu dekat, pihaknya akan segera melakukan penuntutan atas kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Bandung.

"Dalam waktu dekat kalau kelengkapan dokumen itu sudah lengkap akan kita langsung ajukan ke pengadilan," tuturnya.

"Jadi jangan dikira kita diam itu tidak bekerja, kita diam tetap kita bekerja. Tidak ada hal-hal yang kita tutupi sesungguhnya, ada sisi-sisi tertentu yang memang kita pingin tenang dalam penangan perkara " ujar Sri kuncoro


Penulis : Seksi intelijen